Jimi Hendrix

James Marshall Hendrix atau Jimi Hendrix adalah musisi, penyanyi, penulis lagu, gitaris dan tokoh budaya Amerika. Pria kelahiran Seattle, Washington, 27 November 1942 itu disebut sebagai pemain gitar paling berpengaruh dalam sejarah musik rock.Album-album Hendrix di massa hidupnya di antaranya, Are You Experienced (1967), Axis: Bold as Love (1967), Electric Ladyland (1968), Smash Hits (1969) dan Band of Gypsys (1970). Lagu-lagu tersebut telh membawa nama Jimi, menjadi legenda dunia, ditambah lagi lagu-lagu musisi besar yang dededikasikan untuknya.

Jimmy Page

Setelah John Paul Jones (bassist untuk Led Zeppelin) membentuk sebuah band sampingan bernama Them Crooked Vultures, yang nyata-nyata berhasil menggebrak dunia bersama Dave Grohl (Foo Fighters) dan Josh Homme (Queen Of The Stone Age). Gitaris serta otak dari Led Zeppelin, Jimmy Page pun tak mau kalah dengan John Paul Jones. Yup, Jimmy page di kabarkan membentuk sebuah band dengan Erci Clapton, dan dua orang personil band Aerosmiths (Joe Perry dan Brad Whitford). Namun hingga saat ini, belum di ketahui, akan di beri nama apa band yang personilnya di kenal sebagai musisi rock&roll blues old school ini. Namun yang jelas band ini akan mulai masuk studio pada bulan januari tahun 2010 menurut sang produser Kevin Shirley.

>Eric Clapton

Eric Patrick Clapton yang lahir di Surrey Inggris 30 Maret 1945 memang bukan orang baru di dunia musik. Sebelum bersolo karir, ia sempat tercatat sebagai gitaris dari Yardbirds, Cream, dan John Mayall & the Bluesbreakers.Eric pertama kali bergabung dalam sebuah band lokal saat ia berusia 17. Karirnya terus menanjak saat ia bergabung dalam Yardbirds.Lagunya Tears In Heaven yang berhasil meraih Grammy Award ditulisnya setelah kematian putranya Connor. Connor terjatuh dari jendela apartemen Eric.Eric Clapton tercatat sebagai satu-satunya pemusik yang masuk dalam Rock and Roll Hall of Fame tiga kali: sebagai anggota The Yardbirds, Cream, dan sebagai solois.

Slash (Guns N’ Roses / Snakepit)

Darah seni bisa jadi mengalir dari kedua orang tuanya. Ayah Saul Hudson atau lebih dikenal dengan nama Slash adalah seorang art director pada sebuah perusahaan rekaman sementara ibunya adalah seorang perancang busana. Saat berusia 11 tahun, Slash bersama orang tuanya pindah ke Los Angeles. Slash sempat tertarik menekuni olahraga ekstrim BMX sebelum akhirnya beralih ke gitar saat ia berusia 15 tahun. Dalam waktu singkat Slash kemudian akrab dengan Steven Adler yang kemudian membentuk band Road Crew. Band inilah yang kemudian berevolusi menjadi Guns N’ Roses dengan bergabungnya Axl Rose, Izzy Stradlin dan Duff McKagan.Semasa bergabung dengan GNR, Slash sempat bekerjasama dengan Michael Jackson dan Lenny Kravitz. Setelah GNR memutuskan untuk vakum, Slash kemudian membentuk Snakepit yang sempat melepas 2 album IT’S FIVE O’CLOCK SOMEWHERE dan AIN’T LIFE GRAND.Walaupun punya banyak gitar, termasuk B.C Rich dan Fender, namun Slash selalu identik dengan gitar Gibson Les Paul yang selalu dipakainya saat live show.

Brian May (Queen)

Bermain musik puluhan tahun ternyata tak menurunkan niat gitaris grup band legendaris Queen, Brian May, untuk menyelesaikan pendidikan S3-nya. Pendidikan doktoralnya dalam bidang astrofisika yang sempat berhenti akhirnya selesai tahun lalu dan tesisnya baru saja dibukukan. “Saya telah menikmati hari-hari bermain gitar dan bermusik dengan Queen tetapi suatu kepuasan tersendiri dapat mempublikasikan tesis saya. Saya telah tertarik dengan dunia astronomi bertahun-tahun dan sangat bahagia akhirnya dapat meraih gelar Ph.D tahun lalu dan mempublikasikan studi saya tentang cahaya Zodiak dalam sebuah buku,” kata May. Brian May menerima gelar doktornya pada 24 Agustus 2007 dari Universitas Imperial, London. Ia juga akan ditunjuk menjadi rektor di Universitas John Moores Liverpool pada November di tahun yang sama. Dua prestasi itu menunjukkan kalau Brian May tak hanya maestro gitaris tapi juga unggul di bidang lain.

Joe Satriani

Joe Satriani sudah terinspirasi bermain gitar waktu umurnya 14 tahun pada Jimi Hendrix baru saja almarhum. Tahun 1974, joe satriani belajar musik jazz, lama kelamaan joe Satriani juga memulai mengajar gitar. Tahun 1978 pindah ke Berkeley, California untuk mengejar karir musiknya. tidak lama, ia melanjutkan menjadi guru gitar. Hits paling terkemuka California siswa disertakan: Kirk Hammett (Metallica), Slash, David Bryson (Counting Crows), Kevin Cadogan (Third Eye Blind), Larry LaLonde (Primus), Alex Skolnick (Testament), Phil Kettner (Laaz Rockit) dan Charlie Hunter. Tahun 1987, kedua album Satriani Surfing with Alien diproduksi dan langsung populer di radio2 di daerahnya, joe satriani juga pergi tur ke Australia dan Selandia Baru bareng Mick Jagger dari Rolling Stones.

Eddie Van Halen

Menanggapi tuduhan bahwa ialah yang bertanggung jawab atas keluarnya personil-personil awal Van Halen, Eddie, sang gitaris mengaku sama sekali tak pernah memberhentikan mereka. Menurut Eddie, Michael Anthony, Sammy Hagar dan David Lee Roth yang mengundurkan diri dari band.”Lucunya, semua orang yang keluar dari Van Halen mengaku dipecat oleh saya. Jangan jadikan saya kambing hitam. Saat Hagar meninggalkan Van Halen, Mike (Michael Anthony) ikut keluar juga. Lalu kami kembali gabung dengan Dave dan tiba-tiba saja dia mau kembali bergabung,” papar Eddie ketika mendengar bahwa Michael Anthony mengatakan bahwa Eddie tak mengundangnya bergabung ketika akan bermain bersama Karena tak menemukan pengganti Anthony Eddie lantas mengganti posisi bassist dengan Wolfgang, putra Eddie, yang baru berusia belasan. Menurut ContactMusic, saat ini Michael Anthony sedang terlibat kerja sama dengan Sammy Hagar dan membentuk band baru yang mereka beri nama Chickenfoot.

Dave Gilmour (Pink Floyd)

Sebagai gitaris, Gilmour, pertama, ahli memainkan teknik bend and sustain. Kedua, ia suka menulis nomor-nomor instrumentalia yang melodius dan mengerahkan aneka ragam teknologi untuk memunculkan efek-efek spesial yang inovatif. Anda dapat mendengarkannya lewat nomor ”Echoes”, ”On the Run”, ”Dogs”, ”Signs of Life”, ”Cluster One”, ”Marooned”, atau ”Castellorizon. ”Kualitas suara Gilmour sebagai vokalis biasa-biasa saja. Sebagai penulis lirik (bukan musik), pribadi yang pendiam itu juga tergolong biasa. Ia mengaku tersiksa ketika memimpin Pink Floyd setelah Waters cabut karena bertindak sekaligus sebagai produser, penulis musik dan lirik, gitaris, vokalis, dan juga bas. Sumbangan dua personel Pink Floyd, Wright dan Mason, di A Momentary nyaris tak ada. Tetapi, sebagai pemimpin, ia berhasil mengembalikan kepercayaan diri Wright dan Mason untuk mengerjakan Bell.

Kirk Hammett (Metallica)

Kirk mulai tertarik pada musik setelah sering mendengar kakak laki-lakinya memutar musik-musik Kiss, UFO, Led Zeppeline, dan Jimi Hendrix. Setelah mendengar permainan gitar Ace Frehley, ia langsung tergila-gila dengan musik-musik Kiss dan kemudian membeli album Kiss. Hal itu membuatnya mulai mempelajari gitar pada usia 15 tahun. Ia mulai rajin mengutak-atik gitarnya untuk mendapatkan sound yang sesuai dengan keinginannya. Album debut Metallica berjudul Kill ‘em All dengan cepat melambungkan nama Metallica. Album ini masih terasa pengaruh Iron Maiden dan Judas Priest. Warna Iron Maiden misalnya terdengar di lagu Hit The Lights. Namun permainan power chord yang ditampilkan James dan speed solo gitar yang ditampilkan Kirk membuat Metallica memiliki warna tersendiri.Setelah merilis Kill ‘em All, Kirk kemudian belajar gitar dengan maestro gitar yang kemudian juga menjadi salah satu dewa gitar terkemuka dunia, Joe Satriani di Beerklee College of Music. Selain Kirk, murid-murid Joe Satriani lainnya adalah Steve Vai dan David Bryson (Counting Crows). Setelah itu ia dan Metallica merilis album Ride The Lightning pada tahun 1984.Dalam menggarap sebuah lagu-lagu Metallica, rata-rata Kirk menulis sampai 40 buah solo gitar. Meski dalam pembuatan lagu-lagu Metallica lebih didominasi oleh James Hetfield dan Lars Ulrich, namun kontribusi Kirk tak bisa dianggap remeh. Ia lah yang memasukkan permainan shredd kedalam musik-musik Metallica. Kirk juga berkali-kali terpilih sebagai gitaris terbaik versi majalah, dan baru-baru ini terpilih sebagai salah satu kandidat Greatest Metal Guitarist All Time di salah satu majalah terkemuka. Selain itu ia juga dibuatkan gitar signaturenya oleh pabrik gitar ESP.

Steve Vai

Steve Vai pertama kali belajar gitar ke Joe Satriani. seniornya di masa SMA sekitar tahun 1974. Setelah lulus sma dia masuk ke Berklee School of Music di Boston. disini ortunya sampe bela-belain jual polis asuransinya demi mendukung kuliah Vai. dimasa kuliah inilah dia mulai iseng-iseng merubah lagu Frank Zappa dan mengirimkan hasil improove nya ke Zappa. Zappa pun tertarik, akhirnya Vai dibawa untuk gabung sama band nya Zappa tahun 79. tahun 84 keluar dari Zappa. setelahnya mungkin bisa liat profil diatas.